Nasi Kuning Perempatan Djarum, Alternatif Kuliner Malam di Kota Banjar

berita banjar, (harapanrakyat.com),- Nasi kuning di simpang Djarum menjadi salah satu alternatif menu kuliner malam di Kota Banjar, Jawa Barat. Tepatnya di halaman sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Pedagang nasi kuning di simpang Djarum, Sri mengaku sudah memulai bisnis kuliner pada pertengahan tahun 2016. Tak hanya nasi kuning, ia juga menyediakan aneka gorengan, seperti tempe goreng, bala-bala, tahu isi, dan pisang goreng.

“Saya ada kontrak di sini,” kata Sri kepada HR Online, Sabtu (12/4/2021) malam, sembari tetap melayani pelanggan yang sudah antri.

Selama ini nasi kuning selalu laris manis. Setiap malam Sri bersama suaminya, Yudi, dan dibantu dua orang karyawannya mulai berjualan dari pukul 22.00 WIB hingga sekitar pukul 06.00 WIB.

Setiap malam pelanggan selalu datang. Ada yang disantap di tempat, namun tak sedikit pula yang dibawa pulang.

Sri mengungkapkan pelanggannya terdiri dari pekerja yang pulang malam, pelajar dan mahasiswa yang nongkrong sambil menikmati nasi kuning bersama teman-temannya.

“Bukan dari jam 10 malam, kadang sampai jam 6, ya sampai selesai belum tentu. Tapi rata-rata jam 6 pagi sudah selesai,” kata wanita paruh baya itu.

Baca Juga : Bubur Kacang Khas Madura di Kota Banjar Laris Manis

Soal harga, lanjut Sri, untuk satu porsi nasi kuning lengkap dengan satu tempe goreng, telur dadar iris tipis, abon sapi, tempe orek kering, sambal dan kerupuk harganya hanya Rp. 7.000.

Nasi kuning selalu disajikan hangat, karena Sri sengaja menyimpannya di dalam rice warmer. Hal inilah yang menarik pengunjung untuk menikmati nasi kuning di malam hari.

Selain itu, keramahan para pedagang juga menjadi salah satu hal penting untuk menarik pembeli. Saat melayani pelanggan, Sri terkadang berbincang dengan mereka.

Sri juga mengungkapkan dalam sehari, ia bisa menghabiskan 27-40 kilogram beras untuk nasi kuning.

Bahkan di malam Minggu ia memberikan lebih banyak, berbeda dari hari-hari biasa. Setiap hari dia bisa menjual 250-300 porsi nasi kuning.

“Saya menghitung dari jumlah kertas nasi yang habis. Sebungkus 250 lembar, kadang 300 lembar,” katanya.

Baca Juga : Ada Soto Khas Purwakarta di Kuliner Bulak Sampih Kota Banjar

Makanan Goreng Panas Pelengkap Nasi Kuning di Djarum Crossroads

Selain nasi kuning, warung gerobak ini juga menyajikan tempe goreng, bala-bala (bakwan), tahu isi, dan pisang goreng.

Yudi, pemilik yang pekerjaannya menggoreng, mengatakan dari pukul 22.00 WIB hingga 06.00 WIB, ia bisa membuat 700 potong tempe goreng.

Bala-bala dan tahu isi tak kalah dengan tempe, ratusan potong selalu ludes terjual. “Sekitar 700 buah lahdari 70 papan tempe,” kata Yudi sambil membolak-balik gorengan di penggorengan.

Pengunjung Bilang Nasi Kuning Djarum di Kota Banjar Enak dan Murah

Sementara itu, sejumlah pelanggan terlihat menikmati kuliner malam nasi kuning di simpang Djarum. Mereka mengenali kelezatan nasi kuning Sri. Apalagi dengan harga yang sangat terjangkau.

“Nasi kuning di sini rasanya enak dan harganya murah. Top sih,” ujar Tamara, salah satu pengunjung yang masih berstatus pelajar SMA.

Ia juga mengatakan, penyajian nasi kuning di simpang Djarum cukup lengkap. Ada satu potong gorengan, tempe orek kering, telur dadar iris tipis, abon sapi, sambal, dan kerupuk putih.

Selain itu, pengunjung dapat memilih salah satu gorengan favoritnya, seperti tempe goreng, bala-bala atau bakwan, dan tahu. (Ke / R3 / HR-Online / Editor-Eva)